Pengikut

Jumat, 20 Agustus 2010

DO'A YANG DIUCAPKAN OLEH RASULULLAH SAW. PADA SAAT BERDA'WAH DI KOTA THOIF

DO'A YANG DIUCAPKAN OLEH RASULULLAH SAW DENGAN PENUH TAWADHU DAN KERIDHOAN AKAN TAKDIRNYA, KERELAAN ATAS KEHENDAKNYA, DAN OPTIMISME DALAM SETIAP DESAHAN KATA2NYA Langit berduka mengiringi kesedihan Rasulullah SAW. Benteng itu sudah roboh seiring dengan hilangnya hembusan nafas sang paman. Ruh itu pergi tanpa mengucapkan kalimat Tauhid. Walaupun sang Nabi telah membujuknya dan berkata : wahai paman, ucapkanlah Laa Ilaha IllaLLah......satu kalimat yang dapat engkau jadikan hujjah di sisi Allah....tapi..., mulut sang paman seakan terkunci rapat. Lidahnya kelu untuk mengucapkan satu kalimat yang agung. Dan sang benteng dakwah itupun tetap berada pada agama leluhurnya hingga akhir hayatnya. Tak ada yang mampu menolongnya, tak ada yang mampu memberinya hidayah. Semuanya hanyalah milik Allah SWT dan berjalan sesuai dengan kehendakNya..... Duka kembali menyelimuti Rasulullah SAW. Lara itu menyapa jiwa yang bersih dan agung dengan lembut. Sang istri telah kembali kepada Sang Pencipta. Dialah wanita yang agung, anugerah terindah dan salah satu nikmat yang besar yang dikaruniai Allah SWT untuk NabiNya. Dialah yang menyayangi beliau dikala resah, menolong beliau pada saat-saat kritis, dan mendampingi beliau dalam menjalankan jihad yang berat. Nabipun bersedih, perasaan duka dan lara yang tercampur dengan cobaan dan gangguan dari orang-orang bodoh dan dungu. Tak ada lagi orang yang memberinya perlindungan. Tak ada lagi sang paman yang selalu memberinya pertolongan. Tak ada lagi sang istri yang selalu menghiburnya dan yang selalu membenarkannya. Hari demi hari, waktu demi waktu, orang-orang musryik itu terus menerus menyakiti Rasullulah SAW. Sehingga, Fatimah, putri beliaupun menangis, ketika membersihkan debu-debu yang memenuhi kepala sang Nabi. Tetapi dengan lembut Nabipun berkata : tak perlu menangis wahai putriku, karena Allah akan melindungi bapakmu.... Thaif, kota yang berjarak 60 mil dari kota mekkah telah menjadi harapan baru bagi dakwah Nabi. Kota yang berjarak hampir 100 km itu dicapai dengan berjalan kaki, menyelusuri gurun pasir yang panas, mengarungi lautan pasir yang tidak bersahabat dengan sengatan sinar matahari yang terik. Tidak keluar sama sekali dari lidahnya kata-kata penyesalan. Tidak tergumam sedikitpun keluh kesah. tidak terdengar sedikitpun gerutu dan kekesalan.Setiap langkah yang diayunkannya adalah dzikir. Setiap desah nafasnya adalah syukur. Setiap tapak kaki yang membekas adalah tawwakal dan sabar. Di kota Thaif, belum sempat istirahat, dengan keringat yang masih membasahi wajahnya yang lembut dan sejuk, beliau sudah mendapat sambutan yang sangat menyakitkan. Cercaan dan caci maki begitu mudahnya keluar dari mulut-mulut penduduk thoif kepada sang Nabi. Akhirnya, setiap orang di kota ini berkumpul dan berkerumun, berencana untuk mengusir Nabi dari Thoif. Penduduk thoif, kemudian membentuk dua barisan, dan melemparkan batu ke arah beliau. Sayang, batu-batu itu tidak bisa bicara dan tidak bisa mengelak. Tentu tidak rela sang batu itu menyentuh wajah beliau, sehingga mengalirlah darah dari wajahnya, Tentu batu-batu itu akan menangis, tentu batu-batu itu akan berteriak, ketika melukai kepala Nabi Muhammad SAW. Tidak sewajarnya...tidak sepatutnya, tidak seharusnya........, tapi batu2 itu hanya membisu, terdiam. Zaid bin Harisah, pembantu beliau pun membentengi Nabi dengan badannya. Lagi, batu-batu itupun melukai badan Zaid. Satu,dua,tiga, entah berapa banyak luka yang menggores badannya. Terus dan terus, hingga keduanya berada di kebun milik Utbah dan Syaibah, berjarak 3 mil dari thaif, hujan batupun berhenti. Rasulullahpun kemudian mendatangi sebatang pohon anggur dan duduk dibawah rerimbunannya. Dan..........Rasulullah pun berdo'a. Inilah do'a yang sangat indah, do'a yang sangat menyentuh hati. Inilah do'a yang menggetarkan jiwa orang yang mendengarnya. Inilah do'a yang didengar oleh penduduk langit. Yang membuat para malaikat bergemuruh, dan langit bergetar. Do'a ini menunjukkan betapa duka dan lara yang memenuhi hati beliau. Do'a inipun yang menggambarkan hati Rasulullah sesungguhnya pada saat itu. Tetapi, do'a inipun menunjukkan kesabaran beliau, ketawwakalan dan krendahan hati beliau. Saat itu, beliau pun berdo'a dengan penuh kusyhu; : ALLAHUMMA ILAYKA ASYKUU DHU'FA QUWWATII.. Ya Allah, kepada-Mu juga aku mengadu kelemahan kekuatanku, WA QILLATA HIILATII WA HAWAANII 'ALAA NNAAS....... kekurangan siasatku dan kehinaanku di hadapan manusia.... YAA ARHAMAR ROOHIMIIN, ANTA ROBBUL MUSTADH'AFIIN... Wahai Yang paling Pengasih diantara para pengasih, Engkau adalah Rabb orang-orang yang lemah...... WA ANTA ROBBIII...dan Engkaulah Rabb-ku... ILAA MAN TAKILLUNII... kepada siapa hendak Engkau serahkan diriku..... ILAA BA'IIDIN YATAJAHHAMUNIII...? AM ILAA 'ADUWWIN MALAKTAHUU AMRI.... kepada orang jauh yang bermuka masam kepadaku, ataukah kepada musuh yang akan menguasai urusanku ? IN LAM YAKUN BIKA 'ALAYYA GHODOBUN, FALAA UBAALII... asalkan Engkau tidak murka kepadaku, aku tidak peduli.... WALAAKIN 'AAFIYATUKA HIYA AU SA'U LII, sebab sungguh teramat luas afiat yang Engkau limpahkan kepadaku...... A'UDZU BINUURI WAJHIKALLADZII ASYROQAT LAHUDZULUMAAT, WA SHOLUHA 'ALAIHI AMRUDUNYA WAL AKHIRAH MIN AN TUNAZILA BII GHODOBAKA AU YAHULLA 'ALAYYA SAKHOTHUKA...... Aku berlindung dari cahaya wajahMu yang menyinari segala kegelapan dan yang karenanya urusan dunia dan akhirat menjadi baik, agar Engkau tidak menurunkan kemarahan-Mu kepadaku atau murka kepadaku. LAKAL'UTBA HATTA TARDOO...WA LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BIKA... Engkaulah yang berhak menegurku hingga Engkau ridho. Tidak ada daya dan kekuatan selain denganMu. Inilah do'a yang diucapkan oleh Rasulullah SAW dengan penuh tawadhu dan keridhoan akan takdirNya, kerelaan atas kehendakNya, dan optimisme dalam setiap desahan kata2nya, lalu, bagaimana dengan do'a kita ???

NU: Korupsi Kejahatan Tak Termaafkan

NU: Korupsi Kejahatan Tak Termaafkan Kompas - Sabtu, 21 Agustus NU: Korupsi Kejahatan Tak Termaafkan BOGOR, KOMPAS.com - Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Masdar Farid Mas’udi, mengatakan korupsi merupakan perbuatan kejahatan luar biasa yang tak termaafkan. "Dampak korupsi bagi sebuah negara luar biasa. Korupsi kejahatan besar yang mengancam kelangsungan sebuah negara," ujarnya ketika dihubungi, Sabtu. Peluncuran buku "Koruptor itu Kafir" yang dilakukan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Rabu sebagai jawaban atas kegelisah kedua ormas Islam terbesar di Indonesia dengan kian maraknya praktik korupsi di Tanah Air. Buku tersebut diterbitkan Mizan dan merupakan kompilasi pemikiran ulama NU serta Muhammadiyah dalam mengampanyekan pemberantasan korupsi di Indonesia. Masdar Farid Mas’udi menegaskan, peluncuran buku tersebut diharapkan menjadi terapi kejut agar masyarakat kian menjauhi perilaku korupsi dalam kehidupan sehari-hari. "Korupsi merupakan pengingkaran terhadap ajaran kebenaran. Dalam Islam, perbuatan korupsi merupakan dosa besar," papar Masdar. Oleh karena itu, melalui peluncuran buku "Koruptor itu Kafir" PBNU berharap agar umat Islam dan bangsa Indonesia menabuh genderung perang terhadap para koruptor. Masdar mengemukakan, pengelompokan para pelaku korupsi sebagai "kafir" atau orang yang tidak percaya kepada Allah SWT, karena apa yang dilakukannya di luar koridor keimanan. "Tidak ada orang yang korupsi saat melakukan korupsi dalam keadaan beriman. Orang korupsi melakukan kejahatan maha besar karena tidak beriman dan menuhankan kebendaan," tegas Masdar. Lebih lanjut Masdar mengungkapkan, penyematan istilah "kafir" bagi koruptor yaitu berupa kafir "amali" atau kafir perbuatan. "Perbuatan korupsi secara prasikis masuk kategori kafir, karena merupakan kejahatan luar biasa yang mengesampingkan keyakinan kepada Allah SWT," demikian tutur KH Masdar Farid Mas’udi. Menurut Masdar, dana yang dikorupsi oleh seorang koruptor kalau digunakan untuk kepentingan negara atau pengentasan kemiskinanan, tentu dampaknya luar biasa. Jutaan orang akan terbantu.

Selasa, 17 Agustus 2010

MELALUI HUT KEMERDEKAAN KE 65 RI KITA TUMBUHKAN BANGSA YANG BERBUDI PEKERTI LUHUR DAN BERKARAKTER POSITIF

SELAMAT HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN KE 65 REPUBLIK INDONESIA 17 AGUSTUS 2010 Assalamu'alaikum Wr. Wb., MELALUI HUT KEMERDEKAAN KE 65 RI KITA TUMBUHKAN BANGSA YANG BERBUDI PEKERTI LUHUR DAN BERKARAKTER POSITIF Alhamdulillah hari ini, dalam suasana aman dan damai kita dapat berkumpul dan mengikuti kegiatan upacara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-65 Negara kita, Republik Indonesia, yang sama-sama kita cintai. Marilah sejenak kita menundukkan kepala merenung dan sekaligus memanjatkan do'a, terhadap apa yang telah diberikan oleh para pejuang dan pahlawan kita di dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Mereka telah berkorban bukan hanya harta dan benda tapi juga jiwa dan raganya. Hadirin Yang Saya Hormati, Tiap kali kita memperingati hari jadi atau ulang tahun, seperti Hari Kemerdekaan kali ini, pada hakekatnya ada tiga hal yang harus kita berikan makna. Pertama, peringatan HUT ke-65 RI sebagai bagian dari upaya didalam merefleksikan diri melihat ke belakang, terhadap apa yang telah bangsa ini kerjakan dan lakukan. Kedua, upaya didalam mengintropeksi diri dari apa yang sedang kita lakukan dan kerjakan saat ini didalam mengisi nikmat kemerdekaan, dan ketiga, bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang kita lakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam pembukaan UUD 1945, upaya didalam mensejahterakan rakyat. Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kepada dunia pendidikan, untuk menjadikan cermin dari apa yang telah dilakukan para pejuang dan pahlawan kita di dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, agar kita bisa bersama-sama mengisi nikmat kemerdekaan yang telah kita peroleh ini dengan lebih baik dan sungguh-sungguh, yang dapat tercermin dari hasil kerja kita masing-masing. Merebut kemerdekaan memang harus dengan pengorbanan. Demikian iuga dengan upaya mengisi kemerdekaan yang menjadi tugas kita bersama, juga perlu dan butuh pengorbanan. Hadirin Yang Berbahagia, Momentum seperti ini tidak ada salahnya jika kita kembali menengok sejarah perjalanan bangsa ini. Tentu bukan sekadar mengungkap memori sentimental tentang epos perjuangan kemerdekaan, tapi lebih dari itu untuk mengingatkan kembali bahwa di balik nikmat kemerdekaan yang telah kita raih, ada amanah besar bagi kita yang ada dijajaran kementerian pendidikan, harus jalankan. Apa itu? Tidak lain adalah Pembangunan Karakter, Pendidikan Karakter dalam Pelayanan Masyarakat. Parafounding father berpendapat bahwa tatanan yang akan dibangun haruslah selaras dengan karakter bangsa, untuk itu mereka tidak memilih demokrasi liberal ala Barat, atau menjadikan demokrasi sosialis sebagai acuan. Mereka telah memilih Pancasila, sebagai landasan filosofi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memberi tempat pada nilai-nilai spirituaiisme, kekeluargaan, gotong royong, musyawarah, dan semangat persatuan yang dilandasi rasa senasib sebagai warga setanah air. Hadirin Yang Berbahagia, Berkait dengan pembangunan karakter dan pendidikan karakter itulah, pada kesempatan yang baik ini, saya tidak bosan-bosannya ingin kembali menyampaikan dan mengingatkan tentang peran dan tanggungjawab Pemerintahan Desa Maruyungsari di dalam pembangunan dan Pelayanan Masyarakat. Mengapa karakter itu penting? Karena karakter itu ibarat "ruh" dari manusia, jika karakternya tidak benar, maka prilakunya juga tidak benar. Jasad tidak punya arti apa-apa jika tidak ada ruhnya, tidak ada jiwanya. Pendidikan karaktrer itu adalah ruhnya. Dalam jasad terdapat empat unsur, masing-masing terdiri dari hati, pikir, rasa, dan raga atau badan. Dalam pendidikan karakter keempat itulah yang akan diisi. Sangat banyak memang karakter yang ada, tapi pada tahap awal hanya beberapa yang akan dikembangkan. Pada unsur hati, kita ingin mengembangkan karakter jujur dan bertanggungjawab. Pada unsur pikir akan dikembangkan karakter cerdas dan kreatif. Karakter peduh dan suka menolong akan dikembangkan pada unsur rasa, sedang pada unsur badan atau raga dikembangkan karakter bersih dan disiplin. Hadirin Yang Berbahagia, Diakui, pembangunan karakter (character building) tentu bukan hanya tugas dunia pendidikan, melainkan tugas bangsa secara keseluruhan. Tapi harus diakui, karakter pribadi seseorang, sebagian besar dibentuk oleh pendidikannya. Karena itu, untuk membentuk pribadi yang terpuji, tanpa cela, dan bertanggung jawab, mutlak dibutuhkan pendidikan yang berkualitas, yakni pendidikan karakter. Saya ingin menegaskan, bahwa pendidikan karakter yang ingin dikembangkan bukan hanya diterjemahkan sebagai sopan santun. Tapi lebih dari itu, kita ingin membangun karakter-budaya yang menumbuhkan kepenasaranan intelektuai(intellectual curiosity) sebagai modal untuk mengembangkan kreativitas dan daya inovatif yang dijiwai dengan nilai kejujuran dan dibingkai dengan kesopanan dan kesantunan. Selain itu, kita juga ingin membangun school culture atau universi ty culture. Kultur di sekolah dan kampus perlu dibangun, karena kepribadian itu tidak hanya tumbuh dari dalam diri sendiri, tapi dipengaruhi juga oleh berbagai macam interaksi. Hadirin Yang Saya Hormati, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan usaha kita didalam mengisi nikmat kemerdekaan ini, melalui upaya peningkatan kualitas kerja dan pelayanan, dicatat sebagai bagian dari amal kebajikan kita bersama. Amien. Terima kasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Kamis, 08 Juli 2010

Minggu, 11 April 2010

PROGRAM KERJA KNPI PK Padaherang Tahun 2010

PROGRAM KERJA

KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA

KNPI

MASA BAKTI 2010-2013

PENGURUS KECAMATAN PADAHERANG

PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS

KECAMATAN PADAHERANG

2010

LEMBAR PENGESAHAN

Program Kerja KNPI PK Padaherang

Telah Desetujui dan Disahkan oleh :

Ketua KNPI

PK PADAHERANG

SOLIHUDIN, S,IP

Mengetahui,

Camat Padaherang

Drs. MUHLIS

NIP. 1950712 198403 1 009

KATA PENGANTAR

Dengan ucapan Alhamdulillahirabbil’alamin dan seraya memanjatkan Puji serta syukur kami kepada Alloh SWT., yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan Program Kerja KNPI PK Padaherang masa bakti 2010-2013 Semoga dengan selesainya penyusunan program kerja ini, dapat menjadi acuan kami dalam menjalankan roda organisasi untuk mencapai tujua organisasi.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada yang terhormat:

1. Bapak Drs. Muhlis selaku Camat Padaherang yang telah memberikan motivasi dan partisipasi tenaga dan fikirannya demi untuk memajukan organisasi KNPI PK Padaherang.

2. Bapak Sarly Efendi selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat yang telah memberikan masukan dan bimbingannya dalam menjalankan roda organisasi.

3. Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda di lingkungan Kecamatan Padaherang yang selalu memberikan masukan, nasihat dan bimbingannya dalam menyusun program kerja ini.

4. Rekan-rekan pengrus KNPI PK Padaherang yang selalu aktif dalam melaksanakan kegiatan organisasi.

Dengan adanya Program Kerja ini, diharapkan dapat memberikan satu inspirasi baru dalam menjalankan aktifitas Organiasi dan diharapkan bisa dijadikan pedoman dan acuan bagi semua unsur palaksana terkait.

Semoga semua program kerja ini ada dalam rido Allah SWT sehingga dapat dijalankan dengan baik, lancar dan sesuai harapan serta bermanfaat untuk masyarakat banyak. Amin.

Padaherang , November 2009

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, pemuda telah menunjukan peranan besar sejak masa perjuangan merebut kemerdekaan sampai sekarang. Keberadaan dan wujud peran aktif pemuda tersebut senantiasa ditingkatkan dan terus dilaksanakan sejalan dengan tuntutan masyarakat.

Deklarasi pemuda Indonesia yang dikumandangkan pada tanggal 23 Juli 1973 telah meletakan dasar yang kokoh dari sebuah komitmen dan tanggung jawab pemuda untuk terus menerus terlibat dalam proses pembangunan bangsa melalui wadah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). KNPI merupakan wahana yang dapat memberi ruang optimal bagi para pemuda dalam mengaktualisasikan potensi dirinya sejalan dengan berkembang ya proses pembangunan nasional.

Pelaksanaan reformasi yang dimotori pemuda dan mahasiswa yangg betekad mengembalikan roda kehidupan bangsa Indonesia sebagaimana cita-cita yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 menjadi tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Untuk selanjutnya pemuda mempunyai tugas dan tanggungjawab moral agar agenda reformasi tidak menyimpang.

Disaat berlakunya otonomi daerah, dimana potensi daerah diberi kesempatan berkembang secara maksimal dan sekaligus menikmati hasil kekayaan alamnya, diperlukan tenaga terampil dan memiliki semangat dan dedikasi yang tinggi untuk membangun daerahnya. Dalam kontek ini, harapan tertuju kepada pemuda untuk menjadi pelopor pembangunan daerahnya agar dapat lebih memberi kesejahteraan kepada masyarakat. Apalagi dengan diberlakukannya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, termasuk dikabupaten Ciamis meniscayakan adanya kemampuan daerah untuk dapat mengembanggkan potensinya. Jika daerah tidak mampu mengembangkan sendiri potensinya maka pembangunan yang dilaksanakan masih akan jauh dari sasaran.

Didalam wadah KNPI, Pemuda Indonesia yang lahir dan tumbuh dalam perbedaan suku, agama dan budaya bertekad menyatukan visi dan persepsi guna mewujudkan peranannya dalam proses pembangunan bangsa yang berkelanjutan dengan didasari oleh nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, dan peningkatan kemakmuran seluruh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, KNPI harus dapat mendorong pengembangan jati diri dan dan kemandiriannya untuk mampu berbuat maksimal demi masyarakat dan bangsa. Pembinaan kemandiriannya untuk mampu berbuat maksimal demi masyarakat dan bangsa. Pembinaan dan pelaksanaan Program KNPI harus diarahkan agar KNPI mampu menjadi perekat heterogenitas segala potensi pemuda dalam menjawab tantangan sekarang dan yang akan datang. Disamping itu KNPI juga dituntut berperan proaktif dalam memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa serta pengembangan sumber daya insani pembanggunan nasional.

Oleh karena itu, pokok-pokok program kerja KNPI PK Kecamatan Padaherang harus dapat mengakomodasi kepentingan pemuda Indonesia yang beragam, disamping memberi muatan lokal yang memadai bagi kepentingan pemuda dan masyarakat ciamis, sebagai penjabaran lebih lanjut dan fungsi, tujuan dan usaha-usaha yang termuat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KNPI.

B. Landasan

Landasan Pokok-pokok Program Kerja KNPI PK Padaherang adalah :

a. Landasan Idiil : Pancasila

b. Landasan Konstitusional : 1. UUD 1945

2. AD/ART KNPI

c. Landasan Operasional : 1. Semangat Sumaph Pemuda 1928

2. Deklarasi Pemuda 1973

3. GBHN 1999

C. Maksud dan Tujuan

a. Maksud

Program Kerja ini dirumuskan dengan maksud untuk menjadi pedoman dalam pengembangan dan peningkatan program yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berkualitas dan profesional untuk memberikan peran aktif dan menyiapkan pemimpin-pemimpin bangsa dalam Pembangunan Nasional demi terwujudnya cita-cita Nasional.

b. Tujuan

Untuk mewujudkan kondisi organisasi yang kondusif secara bertahap dan berkesinambungan, sehingga KNPI dapat mencari tujuan yang diatur dalam AD/ART melalui rangkaian program dan kegiatan tiga tahunan (periodik).

D. Visi

“Dengan dilandasi Nilai-nilai Iman dan Taqwa Mengembangkan Peran Pemuda yang Egaliter, Mandiri dan Bermartabat”

E. Misi

1. Menjalankan amanat perjuangan kepemudaan yang berorientasi pada kemerdekaan berpendapat, berdemokrasi dan keadilan

2. Mengembangkan serta meneguhkan ekssistensi kepemudaan yang berdimensi pada kemandirian, profesionalisme dan oralitas

3. Melakukan upaya-upaya strategis bagi penciptaan perdamaian bangsa, tegaknya hak azasi manusia dan kesejahteraan

4. Merekatkan komunikasi antar organisasi kepemudaan di Kecamatan Padaherang sebagai entitas pemuda Indonesia

5. Melakukan mediasi antar unsur bagi terciptanya persatuan dan kesatuan suku, budaya, agama dan adat istiadat

6. Membangun otoritas kepemudaan yang bersendi pada penghormatan atas kemajuan suku, bbudaya, agama dan adat istiadat.

7. Mewujudkan persaudaraan dan patriotisme pemuda.

F. Ruang Lingkup

Dalam upaya pembentukan jati diri bangsa, maka agama dan budaya menjadi suatu kekuatan moral alam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, pemuda harus tampil sebagai pendorong dan pelopor dalam pembentukan watak dan karakter masyarakat dalam menjaga agenda refformasi menyongsong Indonesia baru.

Generasi muda sebagai insan pembangunan dituntut tangggung jawabnya untuk mampu berkembang dan lahir sebagai pendobrak dan pembaharu demi kemajuan ekonomi khususnya penciptaan masyarakat ekonomi menengah baru.

Pemantapan dan pengembangan jati diri pemuda Indonesia yang dijiwai oleh wawasan kebangsaan yang tinggi, nilai-nilai kejuangan bangsa yang lestari, serta pembudayaan sikap kritis, konstruktif, solutif dan pembudayaan sikap disiplin terhadap norma dan aturan yang berlaku, serta peningkatan kualitas kepemimpinan melalui proses kaderisasi.

Peningkatan kualitas komunikasi dan peningkatan kualitas partisipasi antar KNPI dengan Organisasi Kepemudaan , seta LSM lainya. Peningkatan kualitas, peran dan kepedulian pemuda dalam rangka menanggapi secara kritis dan konstruktif setiap masalah yang berkembang dimasyarakat pada umumnya serta masalah-masalah yang menyangkut kepentingan pemuda pada khususnya dan menyangkut kedaulatan bangsa dan negara.

Peningkatan kualitas peran pemuda dalam mengantisipasi dan menanggapi perkembangan global secara kritis dan proaktif, terutama yang berkaitan dengan masalah-masalah actual guna mencapai masyarakat sejahtera lahir dan batin, adil makmur.

BAB II

PROGRAM KERJA

A. Arah dan Strategi

a. Arah

Pengembangan dan peningkatan potensi serta kualitas pemuda dilaksanakan dalam rangka:

1. Memberi nilai tambah pada aspek ketaqwaan, mental ideologis, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, pengetahuan dan keterampilan sehingga mampu mengaktualisasikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menjawab permasalahan yang menyangkut pelaksanaan HAM, Gender, pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memberikan jaminan terhadap keamanan, kesehatan, produktifitas, estetika dan budaya manusia serta penegakan supremasi hukum.

2. Mendorong pemuda untuk berperan aktif, kritis dan konstruktif dalam menentukan corak dan wujud masa depannya dalam kerangka perwujudan harapan dan keinginan masyarakat Kecamatan Padaherang.

3. Membangun kebersamaan ide, gagasan dan langkah-langkah dalam keragaman latar belakang, visi dan persepsi demi terlaksananya kegiatan-kegiatan nyata yang memungkinkan pemuda Indonesia dapat menjalankan tugas-tugas nasional dengan konteks kekinian.

4. Membangun semangat kemandirian pemuda

Sejalan dengan pemikiran di atas maka KNPI PK Padaherang diarahkan pada:

1. Pengembangan moral spiritual, mental, ideology, wawasan kebangsaan, kepemimpinan dan keterampilan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan ekonomi secara mandiri, sehingga mampu berperan aktif dan kritis sebagai subjek dalam kegiatan pembangunan nasional;

2. Pengembangan komitmen kepemudaan, kebangsaan, kemanusiaan, demokratisasi, keadilan dan kesejahteraan di kalangan pemuda sebagai aktualisasi dari kesadaran untuk mewujudkan pembangunan yang bermoral dan beretika;

3. Pemantapan keberadaan, fungsi dan peran organisasi kemasyarakatan pemuda yang terhimpun di dalam KNPI, sehingga tercapai kemampuan optimal dalam melaksanakan tugas-tugas pengembangan organisasi serta mampu menggakomodir, menemban dan menyalurkan aspirasi serta kepentingan pemuda.

b. Strategi

1. Strategi Jangka Pendek

Strategi jangka pendek sesungguhnya merupakan rangkaian untuk mewujudkan Strategi Jangka Panjang dengan menitikberatkan pada kondisi bangsa pada era reformasi, yang meliputi upaya-upaya sebagai berikut:

- Memantapkan fungsi dan keberadaan KNPI sebagai wadah berhimpun Organisasi Kepemudaan dan wadah pemersatu Pemuda Indonesia dalam rangka mengoptimalkan segenap fungsi, peran dan perangkat Organisasi KNPI, untuk iktu serta memantapkan kehidupan bermasyarakat, bernegara dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan.

- Memberikan dukungan optimal bagi pemantapan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang berhimpun di dalam KNPI, baik dari segi kelembagaan, keanggotaan, kaderisasi maupun program, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia menyongsong Indonesia Baru yang lebih maju dan sejahtera.

- Meningkatkan kesadaran, disiplin dan tanggung jawab pemuda Kecamatan Padaherang sebagai subjek yang ikut berperan dalam pemantapan terselenggaranya sistem dan mekanisme pembangunan nasional.

- Membangun hubungan kemitraan dengan pemerintah, lembaga-lembaga swasta nasional serta lembaga-lembaga informal dan lembaga-lembaga profesional, agar pelaksanaan program dapat berjalan secara terpadu, terkoordinasi dan lancar sesuai perencanaan.

- Meningkatkan partisipasi yang proaktif dalam menyikapi fenomena masyarakat yang ada.

2. Strategi Jangka Panjang

Strategi jangka panjang meliputi upaya-upaya sebagai berikut:

- Pemantapan iklim pembangunan pemuda yang kondusif dalam rangka menumbuhkan komitmen dan penjiwaan yang tinggi terhadap wawasan kebangsaan, mental ideologi Pancasila, sikap prilaku etis, moral, spritual, semangat kepeloporan, pembaharuan dan disiplin diri menuju terwujudnya kemandirian pemuda Indonesia.

- Peningkatan keberanian moral, konsistensi dan kemampuan KNPI dalam mengartikulasikan dan mengagregasikan kepentingan dan aspirasi pemuda secara menyeluruh untuk mensukseskan pembangunan nasional disegala bidang kehidupan.

- Memperkokoh rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan di kalangan Pemuda Kecamatan Padaherang pada semua sektor kehidupan dalam rangka memperjuangkan kepentingan pemuda sejalan dengan dinamika pembangunan nasional.

- Peningkatan dan pemantapan profesionalisme sumber daya pemuda dalam menghadapi tantangan otonomi dalam era globalisasi.

B. POKOK-POKOK PROGRAM UMUM

Pokok-pokok Program Umum merupakan acuan yang bersifat umum dan mendasar bagi perumusan program-program kepengurusan KNPI PK Kecamatan Padaherang selama satu perriode, sesuai dengan arah dan strategi KNPI PK Padaherang yang disusun secara terpadu, terarah dan menyeluruh. Pokok-pokok program umum terdiri dari:

v Pemantapan dan peningkatan kualitas Organisasi

Pemantapan dan peningkatan kualitas Organisasi diarahkan dalam rangka:

a. Penataan struktur kelembagaan dan mekanisme kerja organisasi

b. Optimalisasi personalia kepengurusan dan mekanisme kerja organisasi

c. Pengadaan sarana dan prasarana yang memadai melalui pemerataan manajamen organisasi dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja

d. Penyediaan sistem informasi manajemen organisasi secara modern

e. Pemantapan pola hubungan antara KNPI dengan OKP secara efektif dan efisian dalam mendukung pelaksanaan program kerja KNPI.

v Pemantapan dan Peningkatan Kualitas Kaderisasi

Pemantapan dan peningkatan kualitas kaderisasi diarahkan untuk membentuk kader-kader bangsa yang memilki:

a. Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT.

b. Mental ideologi berdasarkan pandangan hidup bangsa yang tangguh

c. Wawasan kebangsaan yang kokoh

d. Kualitas kepemimpinan yang berprestasi, berdedikasi, bermoral, loyal dan tidak tercela

e. Disiplin diri yang tinggi

f. Keterampilan dan jiwa wirausaha yang handal

g. Etos kerja yang tinggi

h. Pewaris nilai kejuangan yang tinggi

i. Menguasai ilmu pengetahuan dan tekhnologi

j. Berperilaku yang mencerminkan budaya Ciamis dan Falsafah Silih Asih, Silih Asah jeung Silih Asuh.

v Pemantapan dan peningkatan kualitas Partisipasi

Partisipasi Pemantapan dan Peningkatan kualitas Partisipasi diwujudkan dengan cara:

1. Partisipasi dalam bentuk konsepsi melalui bentuk kajian pemikiran dialog, seminar, lokakarya maupun symposium sebagai perwujudan dari makna keberhimpunan didalam wadah KNPI.

2. Partisipasi dalam bentuk aksi sebagai perwujudan dari makna keberhimpunan dalam wadah KNPI.

3. Partisipasi dalam bentuk pengawasan dengan kerangka fungsi dan peran KNPI guna suksesnya pelaksanaan pembangunan.

4. Partisipasi dalam mensukseskan agenda reformasi

v Pemantapan dan Peningkatan Kualitas Komunikasi

Komunikasi dimaksudkan sebagai sarana untuk :

a. Megembangkan gagasan baru yang dilandasi nilai-nilai kejuangan bangsa melalui pengembangan peran KNPI sebagai wadah berhimpun OKP dan wadah pemersatu untuk mempererat komponen pemuda.

b. Menciptakan kondisi dialogis dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi OKP pada khususnya.

c. Menghadapi secara kritis dan konstruktif masalah-masalah yang berkembang di masyarakat.

d. Memantapkan komitmen kebersamaan yang dinamis, kesetiakawanan dan saling menghormati diantara generasi muda yang berhimpun di KNPI dalam membangun persatuan dan kesatuan.

e. Menjalin komunikasi yang intensif dengan organisasi kemasyarakatan dan organisasi lainnya.

v Pemantapan dan peningkatan kualitas komunikasi terjalin dalam pola hubungan:

a. Komunikasi internal KNPI

b. Komunikasi antara KNPI dengan OKP yang berhimpun

c. Komunikasi antara KNPI dengan pemerintah dalam implementasi program kemitraan dan bentuk-bentuk kerjasama lain yang konstruktif

d. Komunikasi KNPI dengan organisasi kepemudaan lainnya

e. Komunikasi KNPI dengan organisasi kemasyarakatan

f. Komunikasi KNPI dengan lembaga swadaya masyarakat

g. Komunikasi KNPI dengan lembaga politik

h. Komunikasi KNPI dengan organisasi dan lembaga lainnya.

C. TATA HUBUNGAN PELAKSANAAN PROGRAM KNPI DAN ORGANISASI KEPEMUDAAN YANG BERHIMPUN

Sesuai dengan fungsi KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan dan wadah pemersatu pemuda Indonesia, maka pelaksanaan program kerja diatur dengan tata hubungan sebagai berikut :

a. KNPI memposisikan dirinya sebagai perencana, pengagregasi dan pengevaluasi program dan kegiatan bersama dengan organisasi kepemudaan

b. Program organisasi kepemudaan sebagai landasan pelaksanaan kegiatan

c. KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan melaksanakan program yang bersifat strategis, akomodatif dan integrativ bagi pemuda Indonesia

d. Penjabaran umum program KNPI lebih diarahkan kepada aspek peningkatan kualitas sumberdaya manusia, kepemimpinan, kewirausahaan yangg berwawasan kebangsaan dan hal-hal strategis lainnya.

e. KNPI bersama organisasi kepemudaan melaksanakan program yang lebih diarahkan pada peningkatan kualitas partisipasi pemuda Indonesia terhadap Pembangunan.

Dalam penjabaran dan pelaksanaan program umum, harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Program umum harus dijabarkan oleh pelaksanaan program dalam seluruh gerak dan tindak organisasi yang menggambarkan adanya nilai tambah bagi pemuda.

2. Penjabaran program umum hendaknya dilakukan dalam rangka memperkokoh wawasan kebangsaan persatuan dan kesatuan, komitmen kebersamaan dan solidaritas antara sesama pemuda dan masyarakat, serta mempertebal idealisme, jiwa kejuangan, kepeloporan dan pembaharuan.

3. Penjabaran program umum harus didukung dengan tingkat kemantapan optimal dari segenap perangkat organisasi KNPI, termasuk seluruh perangkat organisasi kepemudaan sebagai anggota wadah berhimpun.

4. Penjabaran program umum hendaknya memperhatikan status KNPI sebagai wadah berhimpun.

5. Dalam melaksanakan program kerja KNPI bertindak sebagai fasilitator, motivator, dinamisator dan akselerator berhimpunnya organisasi kepemudaan secara optimal sebagai mitra dalam melaksanakan program dengan memperhatikan karakteristik yang disepakati bersama.

6. Dari penjabaran kegiatan KNPI sebagaimana arah tujuan organisasi, maka KNPI PK Padaherang masa bakti 2009-2013 berorientasi pada organisasi, pengembangan sumber daya manusia, politik, ekonomi, sosial budaya dengan mengacu pada prinsip-prinsip : (1) Organisasi, (3) Komunikasi (4) Partisipasi (5) Kepeloporan (6) Kebersamaan.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa, program kerja KNPI PK Kecamatan Padaherang :

1. Mutlak harus di buat

2. Merupakan rangkaian kegiatan yang berkesinambungan

3. Merupakan landasan operasional untuk melaksanakan kegiatan dalam kurun waktu tiga tahun kedepan.

B. Saran

- Pokok-pokok program kerja ini merupakan awal dari strategi jangka panjang KNPI yang akan mengantar pemuda Indonesia memasuki Indonesia yang semakin maju dan sejahtera untuk menumbuhkan kemandirian kaum muda. Realisasinya sangat tergantung pada peran serta aktif seluruh perangkat organisasi KNPI yang didukung sepenuhnya oleh OKP anggota wadah berhimpun, serta komponen kepemudaan lainnya dengan landasan sikap mental, tekad dan semangat dalam melaksanakan program-program tersebut.

- Demi tercapainya tujuan program ini hendaknya semua pihak yang terkait untuk dapat melaksanakan program ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Tingkatkan rasa perduli dan memiliki terhadap organisasi KNPI. Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk melaksanakan program ini, sehingga tujuan yang telah ditetapkan bisa tercapai.

- Demikian program kerja ini disusun, semoga dalam pelaksanaannya mendapat rido Allah SWT. Amin Ya Robbal’alamin.

SUSUNAN TIM PERUMUS PROGRAM

1. KOMISI KOMISI ORGANISASI DAN KADERISASI

Tim Perumus Program:

· Muji Hartonono, S.Pd.

· Heridi Priyatno, S. Pd.

2. KOMISI KEAGAMAAN/KEROHANIAN

Tim Perumus Program:

· AHMAD HIDAYAT

3. KOMISI PENDIDIKAN, SOSIAL, BUDAYA DAN OLAH RAGA

Tim Perumus Program:

· KURNIADI, S.Pd.

· SAMIDAN, S.Pd.

4. KOMISI EKONOMI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Tim Perumus Program:

· SATRIA, S.Pd.

· WARDIMAN

5. KOMISI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Tim Perumus Program:

· NINA Kurniawati, S.Pd